Kalkulator PPN

Tambahkan PPN ke harga, atau cari pajak yang sudah ada di dalam total.

0Jumlah pajak
0Total

Cara menghitung PPN

  1. Pilih tambah pajak atau keluarkan pajak.
  2. Ketik jumlahnya dan tarif pajaknya.
  3. Baca jumlah pajak dan total lainnya.

Menambah pajak dan mengeluarkannya lagi

  • Tambah pajak: pajak = jumlah x tarif / 100, dan total = jumlah x (1 + tarif / 100). Rp 400.000 dengan tarif 10% adalah pajak Rp 40.000 dan total Rp 440.000.
  • Keluarkan pajak: jumlah sebelum pajak = total / (1 + tarif / 100), dan pajak = total dikurangi jumlah sebelum pajak. Total Rp 330.000 dengan tarif 10% adalah Rp 300.000 sebelum pajak ditambah Rp 30.000 pajak.

Pajak pada Rp 100.000 di beberapa contoh tarif

TarifPajak dari Rp 100.000TotalPajak di dalam total Rp 100.000
5%Rp 5.000Rp 105.000Rp 4.762
8%Rp 8.000Rp 108.000Rp 7.407
10%Rp 10.000Rp 110.000Rp 9.091
12%Rp 12.000Rp 112.000Rp 10.714
15%Rp 15.000Rp 115.000Rp 13.043

Kolom terakhir selalu lebih kecil dari kolom kedua. Pajak yang ditambahkan di atas harga adalah persentase dari harganya, sementara pajak di dalam sebuah total adalah persentase dari jumlah sebelum pajak yang lebih kecil.

Kenapa PPN satu tarif nasional, beda dengan pajak penjualan AS

Amerika Serikat tidak punya pajak penjualan nasional. Tiap negara bagian menetapkan tarifnya sendiri, dan banyak county serta kota menambahkan tarif lokal di atasnya, jadi tarif gabungannya bisa berubah dari satu kota ke kota lain.

Indonesia memakai PPN, satu tarif yang berlaku sama di seluruh negeri untuk sebagian besar barang dan jasa, tanpa tambahan tarif daerah seperti di AS. Tarif PPN itu sendiri sudah berubah beberapa kali dalam beberapa tahun terakhir, dan restoran sering menambahkan biaya layanan sendiri di atas harga menu sebelum pajak dihitung. Kalkulator ini bekerja dengan tarif berapa pun yang kamu masukkan, baik itu PPN maupun biaya layanan.

Yang sering keliru dalam hitungan pajak

  • Mengalikan total struk dengan tarif pajak untuk mencari besar pajaknya. Total Rp 330.000 dengan PPN 10% sebenarnya mengandung pajak Rp 30.000, bukan Rp 33.000.
  • Menganggap biaya layanan dan PPN adalah komponen yang sama, padahal keduanya biasanya dihitung terpisah di struk.
  • Membulatkan pajak tiap barang secara terpisah lalu membandingkannya dengan struk yang membulatkan sekali di subtotal. Keduanya bisa beda beberapa rupiah.

FAQ Kalkulator PPN

Berapa PPN 10% dari Rp 200.000?

PPN 10% dari Rp 200.000 adalah Rp 20.000, jadi totalnya Rp 220.000.

Bagaimana cara mencari pajak yang sudah termasuk di dalam total?

Pakai mode keluarkan pajak. Total Rp 220.000 dengan PPN 10% berarti jumlah sebelum pajaknya Rp 200.000 dan bagian pajaknya Rp 20.000.

Kenapa aku tidak bisa langsung mengalikan total dengan tarif pajaknya?

Mengalikan total dengan tarifnya membuat pajaknya kelihatan lebih besar dari yang sebenarnya, karena tarif itu berlaku ke jumlah sebelum pajak, bukan ke totalnya. Mode keluarkan pajak malah membagi dengan 1 ditambah tarifnya.

Apakah tarif PPN sama di seluruh Indonesia?

Ya, PPN adalah pajak nasional dengan satu tarif yang sama di seluruh negeri, beda dengan pajak penjualan di Amerika Serikat yang berbeda-beda tiap negara bagian dan kota. Tarif PPN sendiri sudah berubah beberapa kali dalam beberapa tahun terakhir, jadi masukkan tarif yang benar-benar berlaku saat kamu memakai alat ini.

Restoran menambahkan biaya layanan 5% ke tagihan Rp 300.000. Berapa totalnya?

Biaya layanan 5% dari Rp 300.000 adalah Rp 15.000, jadi totalnya Rp 315.000. Kalkulator ini bisa dipakai untuk biaya layanan maupun PPN, tinggal ganti tarifnya.

Struk menunjukkan total Rp 330.000 dengan PPN 10% sudah termasuk. Berapa harga sebelum pajak?

Rp 300.000. Bagi totalnya dengan 1,10 untuk mengeluarkan pajaknya, sisanya adalah bagian pajak Rp 30.000.

Apakah kalkulator ini tahu tarif PPN yang berlaku sekarang?

Tidak. Kamu yang memasukkan tarifnya sendiri, karena PPN dan biaya layanan bisa berbeda tergantung tempat dan bisa berubah kapan saja.

Bagaimana cara mencari tarif pajak kalau aku cuma tahu total dan jumlah pajaknya?

Kurangi pajak dari total untuk mendapat jumlah sebelum pajak, lalu bagi pajaknya dengan jumlah itu dan kalikan 100. Total Rp 330.000 dengan pajak Rp 30.000 punya jumlah sebelum pajak Rp 300.000, jadi tarifnya 30.000 / 300.000 x 100, atau 10%.

Alat terkait